BERGERAK DAN BERGERAK

Berita Pendidikan (kompas)

Posted on: Juli 8, 2009


Dicari, Sosok Mendiknas Yang Ideal!
shutterstock
Ilustrasi: “Dan seorang Mendiknas harus bertindak sebagai seorang manajer bukan birokrat, agar memberikan kesempatan kepada orang-orang di bawahnya untuk menyatakan pendapat ataupun memberi saran mengenai pendidikan,” lanjut Tilaar.
/
Artikel Terkait:

* Pendidikan Nasional Tidak Berkonsep!
* Memperebutkan Mendiknas

Selasa, 7 Juli 2009 | 16:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemilihan Presiden 2009 yang semakin dekat menjanjikan sebuah perubahan bagi kehidupan rakyat Indonesia. Siapapun yang terpilih nantinya diharapkan dapat meletakkan orang-orang yang tepat dalam kabinetnya.

Harapan itu mengemuka dalam diskusi ‘Mencari Profil Ideal Menteri Pendidikan Nasional’ yang digelar oleh Education Forum di Jakarta, Selasa (7/7). Diskusi menghadirkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef dan pengamat pendidikan Darmaningtyas.

Pada Pilpres 2009 tersebut, salah satu yang menjadi sorotan dalam kabinet yang akan dibentuk adalah keberadaan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas). Hal itu dikarenakan posisinya seringkali dipolitisasi, sehingga timbul politisasi pendidikan yang berdampak pada berbagai kebijakan yang akan dikeluarkan nantinya.

Menurut Guru Besar UNJ Prof. H.A.R. Tilaar ada beberapa kriteria yang seharusnya dimiliki oleh Mendiknas. Pertama, ujar Tilaar, Mendiknas harus seorang nasionalis yang paham betul berbagai hal yang diamanatkan oleh UUD 1945.

“Kriteria kedua Mendiknas harus mempunyai visi yang jauh ke depan karena pendidikan akan berdampak pada masa depan, dan yang ketiga Mendiknas harus mempunyai visi mengenai pendidikan itu sendiri,” ujar Tilaar.

Kriteria lainnya, tambah Tilaar, visi mengenai pendidikan harus berdasarkan kebudayaan nasional seperti yang tercantum dalam UUD 1945. Mendiknas pun sebaiknya berasal dari non-partai agar tidak ada politisasi pendidikan.

“Dan seorang Mendiknas harus bertindak sebagai seorang manajer bukan birokrat, agar memberikan kesempatan kepada orang-orang di bawahnya untuk menyatakan pendapat ataupun memberi saran mengenai pendidikan,” lanjut Tilaar.

Selain kriteria di atas, Mendiknas juga harus memiliki latar belakang pendidikan formal dan memahami dunia pendidikan. Terakhir, kata Tilaar, seorang Mendiknas juga harus menganut ideologi pendidikan yang progresif.

“Agar dia dapat mengatasi segala permasalahan di dunia pendidikan, termasuk masalah politisasi pendidikan,” tegasnya.

M1-09
sumber: http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/07/07/16192410/dicari.sosok.mendiknas.yang.ideal.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Flickr Photos

Lush

Tucked In To December

Blick in die Kugel

Lebih Banyak Foto
Juli 2009
S S R K J S M
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Komentar Terbaru

novianto di CAPRES PRO UN
Kreatif Web di Guru Makin Sejahtera Animo Jad…
Siwa di GAJI GURU PNS
Anonymous di GAJI GURU PNS
yd.i di GAJI GURU PNS

Blog Stats

  • 40,203 hits
%d blogger menyukai ini: